Generasi Indonesia Terancam Kehilangan Kemerdekaanya
Ratusan ribu lulusan SMK menganggur setiap tahun — bukan karena kurang usaha, tapi karena apa yang diajarkan di sekolah tak lagi sejalan dengan kebutuhan dunia kerja.
Di ruang kelas, banyak siswa duduk setiap hari tanpa benar-benar belajar — pembelajaran terasa tidak menarik dan jauh dari kehidupan mereka, jadi wajar kalau semangatnya ikut hilang.
Ditambah lagi, AI mengubah jenis pekerjaan yang akan tersedia sepuluh tahun lagi, jauh lebih cepat dari kurikulum yang mengajarkannya. Kemerdekaan yang sesungguhnya bukan cuma soal lulus sekolah — tapi soal bisa berdiri di atas kaki sendiri. Mampu belajar, bekerja dengan semangat dan martabat. Itu sebabnya kami membekali siswa dengan literasi finansial, mendampingi guru menciptakan pembelajaran yang bermakna, dan bekerja sama dengan sekolah serta organisasi untuk mewujudkannya bersama.
813.776
Lulusan SMK Menganggur
23 Juta Pekerjaan
Terancam digantikan oleh AI

Dari Kampus, Pesantren, Hingga Sekolah Internasional
Sejak berdiri, Generasi Merdeka bekerja lintas konteks pendidikan — dari mahasiswa, santri, hingga siswa sekolah internasional — membawa literasi finansial dan pembelajaran berbasis proyek (PBL) ke ruang-ruang yang sangat berbeda.
Universitas Budi Dharma
Mengajar simulasi finansial untuk 30 mahasiswa — sesi yang memunculkan dinamika FOMO, herding, dan social comparison secara nyata.
Pesantren Darul Ulum
Mengajarkan literasi finansial bagi santri serta mendampingi program kewirausahaan mini berbasis Project-Based Learning.
British School Jakarta
Memfasilitasi sesi literasi finansial untuk siswa BSJ — membahas uang, nilai, dan keputusan keuangan dalam konteks lintas budaya.
Yayasan Kita Bhineka
Mendampingi transformasi pedagogis menuju Project-Based Learning — membantu guru-guru menggeser pendekatan dari ceramah ke proyek nyata siswa.
Mini PBL Kewirausahaan — Darul Ulum (Sedang Berlangsung)
Bersama Pesantren Darul Ulum, merancang dan menjalankan program kewirausahaan kecil berbasis proyek: dari ide, eksekusi, sampai refleksi.
Kami berjalan sebagai inisiatif non-profit — fokus pada dampak, bukan profit. Setiap kemitraan adalah pelajaran baru.
Kami Membangun Generasi yang Melek Finansial Sejak Dini
Membersamai guru, sekolah, dan orang tua melalui pelatihan literasi finansial berbasis pengalaman nyata.
Komunitas Belajar Orang Tua
Ruang Orang Tua — meet-up bulanan non-profit di Jakarta untuk ngobrol jujur soal topik parenting penting, dengan literasi finansial sebagai anchor tiap 2 bulan.
Literasi Finansial di Sekolah
Kokurikuler literasi finansial berbasis proyek — siswa belajar lewat simulasi dan pengalaman nyata, bukan hafalan.
Pelatihan Publik: Kenal Investasi & Anti-Scam
Pelatihan terbuka untuk pelajar & mahasiswa: simulasi investasi, kenali jebakan finansial (judol, pinjol, crypto scam), dan kelola emosi keuangan.


Perubahan Nyata di Sekolah Mitra
Program kami di Pesantren Darul Ulum menunjukkan perubahan tingkah laku nyata — dari cara siswa mengelola uang saku hingga mindset kewirausahaan mereka.
Baca Impact Report Lengkap20+
Sekolah
5.000+
Siswa Terdampak
100+
Guru Terlatih
Orang-Orang di Balik Generasi Merdeka

Nurul Bahirah
Founder & Project Officer
Education consultant berpengalaman sebagai peneliti, fasilitator, dan trainer experiential learning.

Aisyah Muthiah
Social Media Specialist
Aktif dalam dunia pendidikan anak usia dini dari tahun 2013.

Dian Novalita
Curriculum Development
Mengembangkan 15+ program pendidikan menjangkau lebih dari 1000 guru.

Nurani Fitriyah
Co-Founder & Curriculum Development
Lulusan Psikologi Pendidikan. Berpengalaman merancang kurikulum kreatif.
Apa Kata Guru tentang Program Kami?
Dengarkan langsung perubahan yang dirasakan setelah program Generasi Merdeka.
